- Macam - macam haji ada 3 yaitu ;
Haji Ifrad : hanya berhaji saja
HAJI Tamattu' : umroh dulu baru berhaji dalam satu perjalanan
Haji Qiran : satu ibadah namun mewakili haji dan umroh sekaligus. Ada hewan yang di potong sebagai hadyu
- Pada haji ifrad setelah ihram dari miqot di madinah lalu sampai di Makkah boleh langsung thawaf qudum dan langsung sa'i haji, lalu tinggal nanti thawaf ifadhah dan tidak usah sa'i lagi.
- Haji Tamattu' lebih afdhal dan diperintahkan oleh Rasulullah
- Prosesi ibadah haji dimulai dari tgl. 8 dzulhijjah
- Tanggal 8 dzuhijjah kembali mandi ihram, shalat ihram 2 raka'at di miqot, dan membaca niat haji yaitu LABBAIK ALLAHUMMA HAJJAN. Diucapkan waktu dhuha. Kondisinya sama dengan
saat kita ihrom untuk umroh diawal lalu.
- Sebaik-baiknya haji adalah yang terbanyak kalimat talbiyahnya dan paling banyak sembelihannya
- Bertalbiyahlah sebanyak banyaknya hingga sampai di MINA
- Sampai di Mina kemungkinan saat dzuhur atau sebelumnya. Kegiatan disana adalah mabit . Di Mina Nabi mengerjakan shalat di qashar tanpa di jama'.
- Mabit artinya bermalam atau berhenti sejenak untuk beristrirahat atau mempersiapkan segala sesuatunya untuk kegiatan melempar jumrah. Mabit dilakukan di dua tempat yaitu mabit muzdalifah dan mabit Mina.
- Tidak ada shalat sunat rawatib selain shalat sunnah fajar.
- Disunnahkan untuk tidur di MINA karena ada pahalanya.
- Tanggal 9 Dzulhijjah setelah shalat shubuh maka siap - siap untuk berangkat ke Arafah. Perbanyaklah talbiyah saat perjalanan dari Mina ke Arafah
- Sesampai di Arafah, usahakanlah untuk bisa tidur atau istirahat karena wukuf itu baru dimulai setelah waktu dzuhur. Persiapkan diri sebaik-baiknya diwaktu istirahat itu.
![]() |
| lokasi padang arafah |
- Saat masuk waktu dzuhur shalatlah dengan shalat jamak qashar. Demikian pula untuk waktu shalat yang lain.
- Kegiatan di padang arafah adalah berdo'a. Minta apa saja pada Allah, minta urusan dunia dan terutama sekali minta urusan akhirat.
- Selingi do'a kita dengan dzikir La Ilaha illallah wahdahu la syarikalah lahul mulku walahul hamdu dst nya.
- Kegiatan ini berlangsung sampai waktu maghrib tiba.
- Saat maghrib kita akan bertolak dari Arafah ke Muzdalifah
- Sesampai di Muzdalifah kita langsung shalat maghrib dan isya di jamak dan di qashar.
- Disitu pula kita dipersilahkan untuk mencari dan mengambil kerikil untuk keperluan lempar jamarat. 100 biji kerikil sudah mencukupi.
![]() |
| sudut muzdalifah tempat mencari kerikil |
- Kegiatan di muzdalifah sunnahnya adalah tidur
- Tanggal 10 dzulhijjah, setelah shalat shubuh, sunnahnya adalah berdo'a sampai matahari terbit kemerah-merahan.
- Dari Muzdalifah setelah shubuh langsung bertolak ke Makkah untuk thawaf ifadhah , kemudian sa'i haji, kemudian tahallul awwal. Setelah tahallul awwal ini jama'ah boleh memakai baju biasa, pakai parfum, dll tapi belum boleh melakukan hubungan suami/istri.
- Tawaf ifadah adalah thawaf wajib termasuk dalam rukun haji. Tidak sah hajinya jika tidak thawaf ifadhah
- Dari Makkah lalu bertolak lagi ke Mina untuk melakukan lempar jumrah aqabah ( hanya 1 jumrah saja ). Dan tidak ada sunnahnya untuk berdo'a setelah itu. Setelah melakukan lempar jumrah aqobah maka baru boleh melakukan hubungan suami/istri. Disebutnya sebagai tahallul tsani
- Mabit di Mina pada malam 11, 12, dan 13 dzulhijjah. Bila yang mengambil naffar awwal maka dia harus keluar dari Mina tanggal 12 dzulhijjah sebelum terbenam matahari
![]() |
| tenda mabit mina |
- Melemparkan 7 biji kerikil ke jamarat sughra/ ula dengan membaca ALLAHU AKBAR tiap - tiap lemparan. Kerikil harus masuk ke dalam sumur meskipun tidak mengenai tiang.
![]() |
| bangunan tempat lempar jumrah |
- Lalu lanjut ke lemparan ke 2 ( wustha ), sama dengan yang dilakukan di sughra.
- Setelah lemparan ke 2 ini, kita menyingkir lagi ke sebelah kiri menghadap ka'bah untuk berdo'a
- Lalu lanjut ke lemparan ke 3 ( aqabah/kubra ), sama dengan yang dilakukan di 2 lemparan sebelumnya.
- Setelah lemparan ke 3 ini tidak ada lagi berdo'a. langsung pulang ke tenda masing-masing.
- Di tenda kegiatan kita adalah shalat, dzikir, baca alqur'an, pengajian. Kita mabit lagi di malam 12
- Tanggal 12 Dzulhijjah bagi yang mengambil naffar awwal harus keluar dari Mina sebelum tenggelam matahari. Jika tidak mengambil naffar awwal berarti mengambil naffar tsani seperti yg dilakukan sekarang. Ba'da dzuhur melakukan lontar jumrah lagi. Bagi yang mengambil naffar tsani habis melempar maka mabit lagi, sunnahnya tidur.
- Mabit lagi malam 13
- Tanggal 13 dzulhijjah ( bagi yang ambil naffar tsani ), tunggu adzan dzuhur baru melempar jumrah lagi. Setelah selesai lempar jumrah maka kita bisa pulang ke Makkah.
- Sebelum kembali ke Jeddah kita lakukan dulu thawaf wada 7 putaran kemudian shalat sunnah 2 rakaat dibelakang maqam ibrahim.
- Thawaf wada adalah thawaf perpisahan. Jumhur ulama mengatakan hukumnya wajib, ada damm jika meninggalkannya. Thawaf ini dikerjakan saat akan meninggalkan kota Makkah dan
bagi yang telah mengerjakannya tidak diperkenankan lagi tinggal di masjid haram.
- semua kegiatan ritual ibadah haji telah sempurna dilakukan.
- Yang dilakukan Rasulullah pada tgl. 10 dzulhijjah adalah :
Melempar jumrah, sembelih unta ( nahr ), cukur rambut gundul, kemudian tawaf ifadah. Urutan kegiatan ini boleh dibolak balik sesuai perkataan rasulullah.






0 komentar:
Posting Komentar