- Shalat adalah ibadah yang sangat agung yang sangat dicintai oleh Allah, sehingga awalnya shalat diperintahkan sebanyak 50 kali sehari semalam. Sehingga nabi minta keringanan ( karena ummat nabi tidak akan sanggup melaksanakannya ) beberapa kali hingga tinggal 5 waktu saja.
Shalat 5 waktu ini ganjarannya sama seperti 50 shalat
- Saat yang yang paling disukai dan paling dekat dengan Allah saat shalat adalah saat sujud dimana seseorang meninggikan Allah setinggi-tingginya dan merendahkan dirinya serendah rendahnya. Bukankah orang sujud itu kepalanya lebih rendah dari bokongnya ?
- Nabi sangat menekankan kepada ummatnya untuk shalat seperti nabi melakukan shalat. Shalatlah sesuai cara shalat nabi.
TATA CARA SHALAT
Dalam hal ini kita bahas point-point penting saja yang harus diketahui dari tata cara shalat nabi, tidak bahas rukun dan syaratnya shalat.Jika terjadi khilaf maka tidak perlu diributkan. Yang kita bahas hanya kaifiyah tatacara sifat shalat saja
Betapa seriusnya Nabi mengajari shahabat tata cara shalat sampai beliau shalat diatas mimbar dan saat sujud beliau turun dari mimbar dan kembali lagi ke atas mimbar hanya untuk menunjukkan ke shahabat bagaimana beliau shalat.
1. MENGHADAP KIBLAT
- Syarat shalat adalah menghadap kiblat, tidak hadap kiblat maka shalatnya tidak sah. Saat safar jika shalat sunnah dan dia berada diatas kendaraan maka berusaha untuk diawal menghadap kiblat jika memungkinkan dan setelah itu silahkan dia berjalan kearah mana kendaraan yang dia naiki. Jika tidak bisa maka tanpa menghadap kiblat boleh langsung takbiratulihram- Jika shalat fardhu maka orang harus turun dari kendaraannya dan shalat menghadap kiblat kecuali ada udzur seperti naik pesawat, atau naik mobil yang tidak bisa hadap kiblat
- Apakah menghadap kiblat itu harus pas menghadap dzat ka'bah ( bangunan ka'bah ) ?
Bagi yang melihat ka'bah langsung maka dia harus menghadap dzat ka'bah ( lihat shalat di masjidil haram ) bagi yang tidak melihat ka'bah maka tidak harus menghadap dzat ka'bah tapi harus menghadap ke arah ka'bah. Sehingga jika ada melenceng-melenceng sedikit maka bisa dimaafkan.
2. BERDIRI
- Berdiri adalah rukun shalat fardhu kecuali shalat sunnah ( pada shalat sunnah boleh kondisi duduk secara mutlak tanpa ada udzur). Jika tidak mampu berdiri maka dibolehkan untuk shalat duduk atau berbaring.- Sunnah menggunakan sutrah, yaitu sesuatu seperti sandaran pelana onta, tingginya kira-kira 2/3 hasta. Disunnahkan ketika shalat menghadap sutrah itu. Jika sudah pakai sutrah dan ada yang lewat antara kita dan sutrah ( kita juga sudah berusaha cegah ) maka pahala shalat kita tidak berkurang. Pahala shalat akan putus ( berkurang ) jika dilewati oleh wanita dewasa, khimar, dan anjing hitam.
Adapun jarak kita dengan sutrah adalah 3 hasta, kira-kira 1.5 meter. Tapi shalat tanpa sutrah pun sah. Yang bisa dijadikan sutrah antara lain kayu, tas, meja, tiang, tempat tidur, dll
- Bagaimana kondisi shalat di masjidil haram bolehkah lewat depan orang shalat ? hukum asalnya memang harus ditahan jika ada yang mau lewat depan kita sedang shalat, sunnahnya memang tidak boleh lewat depan orang shalat.
3. NIAT MAU SHOLAT
- Niat dalam hati, tidak dilafadzkan, begitulah yang dicontohkan oleh rasulullah. baik shalat fardhu maupun shalat sunnah.- Sebagian ulama syafiiyah hanya menyukai bukan menyunnahkan melafalkan niat untuk mengokohkan hati dan pendapat ini kurang kuat. Dan tidak ada baca baca surat atau ayat atau ta'awudz sebelum memulai shalat.
- Tapi jangan mencela mereka yang melafalkan niat.
4. BERTAKBIR
- Jika menjadi imam saat bertakbir maka jangan dia memanjangkan takbirnya. Takbirnya cepat saja. Dan melafalkan takbir ( allahuakbar ) sesuaikan panjang pendeknya bacaan.- Jika menjadi makmum maka bertakbirlah dengan sirr saja kecuali jika jumlah makmumnya banyak takut tidak kedengaran oleh makmum yan dibelakang boleh di jahrkan
- Setelah kita takbiratulihram maka kita diharamkan terhadap perkara-perkara yang dibolehkan, misal tidak boleh makan, minum, berbicara, bergerak yang tidak perlu, dll. Tahallulnya dengan salam
- Takbir bisa diucapkan berbarengan dengan gerakan tangan, bisa gerakan tangan dulu baru takbir, atau takbir dulu baru gerakan tangan.
- Waktu takbir rasulullah menegakkan jari jemarinya, jadi posisi jari tidak boleh bengkok dan tidak pula dilebarkan. posisinya rapat normal saja.
- Telapak tangan diangkat sejajar bahu atau diangkat sampai diujung daun telinga atau lebih naik sedikit. INGAT hanya sejajar bukan menempel.
- Menggenggam pergelangan tangan kiri oleh telapak tangan kanan atau sedikit bergeser menjauhi pergelangan kiri. Cara lain yaitu dengan meletakkan tangan kanan diatas tangan kiri ( bagian punggung tangan kiri dan pergelangannya tertutup oleh telapak tangan kanan ), bisa juga bergeser sedikit menjauhi pergelangan tangan kiri.
- Dimana meletakkan tangan tersebut ? tidak ada hadist yang shahih mengenai dimana letak tangan itu berada. Hadist yang mengatakan letak tangan dibawah pusar adalah hadist yang dhaif
Hadist yang mengatakan letak tangan didada pun diperselisihkan oleh para ulama. Namun kebanyakan ulama madzhab berpendapat letak tangan itu antara dada dan pusar.
Yang salah adalah kalau genggaman tangan itu di letakkan dipinggang kiri karena tidak ada dalilnya.
- Jika tidak bisa mengangkat tangan karena lagi sakit atau menggendong anak maka angkatlah semampunya saja
5. PANDANGAN MATA
- Setelah bertakbir lalu kemana pandangan mata ini ditujukan ?. Rasulullah menyuruh kita melihat ke arah tempat sujud, itu pas waktu posisi kita berdiri bukan dalam segala kondisi. Pada saat ruku' tak mungkin melihat kearah sujud karena kepala akan mendongak padahal sunnahnya adalah punggung dan kepalanya rata.- Bolehkah lihat kedepan ? boleh..sesekali boleh lihat ke depan dengan maksud melihat imam untuk diikuti.Jadi melihat kedepan itu boleh jika ada perlu saja.
6. MEMBACA DOA ISTIFTAH
Doa istiftah itu banyak dan boleh ganti-ganti doa istiftah, Kalau jadi imam maka bacalah doa istiftah yang paling pendek7. BERTA'AWUDZ
8. MEMBACA AL FATIHAH
Yang sunnah adalah Bismillah dibaca. Dibaca dengan sirr, rasul jarang menjahr kan bismillah. Dan masalah ini tidak usah diributkanPendapat jumhur ulama jika imam sudah baca alfatihah maka makmum tidak perlu lagi baca alfatihah karena imam baca alfatihah buat kita dengar, kita disuruh tenang dan dengar agar dapat rahmat. Ini berlaku untuk shalat yang bacaanya jahr.
9. MEMBACA SURAT
10. RUKU'
Saat ruku' kedua siku tangan agak dibuka dan punggung serta kepala lurus rata, kedua tangan mencengkram lutut dengan jari jari direnggangkan. Sunnahnya demikian.Bacalah SUBHANA ROBBIYAL ADZIM atau SUBHANA ROBBIYAL ADZIM WA BIHAMDIHI
11. I'TIDAL
- Bangkit dari ruku'. Membaca SAMI ALLAHU LIMAN HAMIDAH. Sebagai makmum kita harus membaca ROBBANA LAKAL HAMDU, atau ROBBANA WALAKAL HAMDU, atau ALLAHUMMA ROBBANA WALAKAL HAMDU. Ini bacaan i'tidal sesuai sunnah- Saat sesudah i'tidal ada yang tangannya dijulurkan ke bawah dan ada yang disedekapkan ke dada seperti habis takbir tadi. Dua duanya boleh dilakukan.
12. Nabi mengangkat tangan pada shalat ada 4 kesempatan yaitu saat takbiratul ihram, saat mau ruku'. saat i'tidal, dan saat bangun dari rakaat ke 2 ke rakaat ke 3.
13. SUJUD
- Ada khilaf mengenai sujud ini apakah tangan duluan yang turun atau lutut duluan yang turun. Ibnu Umar kalau dia mau sujud maka yang turun adalah tangan dulu. Tetapi bapaknya yaituUmar bin Khaththab dan juga Ibnu Mas'ud kalau sujud yang turun adalah lutut dulu. Keduanya tidak masalah yang penting turunlah dengan perlahan jangan loncat seperti unta
- Wajib sujud dengan 7 tulang yaitu dahi dengan hidung, 2 telapak tangan, 2 lutut, 2 jari kaki kanan dan kiri. Semuanya harus menyentuh lantai, jika tidak maka shalatnya tidak sah
- Saat sujud rasulullah membuka lengannya kiri dan kanan hingga ketiaknya terlihat, ini jika shalat sendirian. Jika berjama'ah maka yang wajar saja agar tidak mengganggu orang disebelahnya
- Membaca SUBHANA ROBBIYAL A'LA 3 X atau doa doa yang lain sesuai sunnah
14. DUDUK DIANTARA 2 SUJUD
أنَّ
النَّبيَّ صلَّى اللَّهُ علَيهِ وسلَّمَ كانَ يقولُ بينَ السَّجدَتَينِ :
اللَّهمَّ اغفِر لي وارحَمني واجبُرني واهدِني وارزُقني
Simak selengkapnya disini. Klik https://muslim.or.id/44590-cara-duduk-di-antara-dua-sujud-dalam-shalat.html
Simak selengkapnya disini. Klik https://muslim.or.id/44590-cara-duduk-di-antara-dua-sujud-dalam-shalat.html
أنَّ
النَّبيَّ صلَّى اللَّهُ علَيهِ وسلَّمَ كانَ يقولُ بينَ السَّجدَتَينِ :
اللَّهمَّ اغفِر لي وارحَمني واجبُرني واهدِني وارزُقني
Simak selengkapnya disini. Klik https://muslim.or.id/44590-cara-duduk-di-antara-dua-sujud-dalam-shalat.html
Duduk diantara dua sujud disebut duduk Iftirasy.Simak selengkapnya disini. Klik https://muslim.or.id/44590-cara-duduk-di-antara-dua-sujud-dalam-shalat.html
Saat duduk itu membaca doa :
Allohummaghfirli warahmnii, wajburnii, wahdini, warzuqnii (artinya: Ya Allah ampunilah aku, rahmatilah aku, cukupkanlah aku, berilah aku petunjuk, dan berilah rezeki).
Simak selengkapnya disini. Klik https://muslim.or.id/44590-cara-duduk-di-antara-dua-sujud-dalam-shalat.html
ALLAHUMMAGHFIRLI, WARHAMNI, WAJBURNII, WAHDINI, WARZUQNIISimak selengkapnya disini. Klik https://muslim.or.id/44590-cara-duduk-di-antara-dua-sujud-dalam-shalat.html
(artinya: Ya Allah ampunilah aku, rahmatilah aku, cukupkanlah aku, berilah aku petunjuk, dan berilah rezeki).
15. SUJUD LAGI
16. BANGKIT KE RAKAAT BERIKUTNYA
17. Pada rakaat ke dua setelah sujud yang ke - 2 ada tasyahud awal.- Pada tasyahud awwal kita mengisyaratkan jari telunjuk kita
- Pada saat tasyahud pandangan kita adalah kearah tasyahud ( jari ) bukan ke arah tempat sujud
- Bagaimana dengan menggerak gerakkan jari saat tasyahud ? ini ada khilafnya, ada yang mengatakannya hadistnya shahih ada yang mengatakan dhaif
- Jikalau ingin menggerakkan jari maka gerakkan dengan ringan saja, jangan terlalu kencang bersemangat apalagi brutal agar tidak mengganggu khusu' orang disebelahnya
- Memberi isyarat jari pada tasyahud dimulai dari awal tasyahud dan pada tasyahud akhir selesai sebelum salam
- Jari mau digerakkan atau diam saja maka tidak jadi masalah dan tidak perlu diributkan. keduanya punya dalil.
- Duduk tasyahud akhir dilakukan saat dirakaat yang terakhir dan dinamakan duduk TAWARRUK ( duduk ini untuk rakaat ke 3 atau rakaat ke 4 ). Untuk shalat 2 rakaat duduk tasyahud akhirnya adalah duduk iftirasy.
- Saat tasyahud akhir sebelum salam maka berdoalah sebanyak-banyaknya
- Saat shalat sendiripun silahkan berdoa saat sujud ( di semua sujud bukan hanya sujud terakhir ).
18. SALAM
- Bacalah ASSALAMUA'ALAIKUM WARAHMATULLAH. Salam yang pertama adalah wajib dan salam yang kedua adalah sunnah.- Jika setelah salam pertama seseorang buang angin maka shalatnya sah, karena salam kedua adalah sunnah
NOTE :
- Saat shalat janganlah menahan buang angin, kencing, atau BAB karena merusak kekhusu'an. Batalkan saja jika memang sangat mengganggu. Jika ringan ringan saja tidak mengganggu khusu' shalat maka shalat diteruskan saja.
- Saat sujud jari-jari kaki menekuk menghadap kiblat kecuali ada udzur
- Makmum salam setelah imam selesai salam ke dua, jadi tunggu imam selesai salam
- Shalat jama' harus berurut, misal jama' dzuhur dengan ashar maka dzuhur didahulukan meskipun itu jama' takhir
- Qunut shubuh tidak disunnahkan tapi jika imam baca qunut maka makmum ikut mengaminkan





0 komentar:
Posting Komentar