Doa artinya permintaan. Yang dimaksud adalah permintaan kepada Allah dengan penuh kerendahan dan berserah diri.
Do'a terdiri dari 2 jenis yaitu :
1. Do'a yang sifatnya masalah,permohonan, atau permintaan
2. Do'a yang sifatnya perbuatan
Do'a yang sifatnya permintaan adalah seperti yang selama ini kita lakukan dan kita fahami. Kita mengangkat tangan meminta kepada Allah apa yang kita butuhkan
Doa yang sifatnya perbuatan adalah semua bentuk aktifitas ibadah kita, wudlu, shalat, haji, zakat, duduk di majlis ilmu. Ini semua adalah bagian dari do'a.
Contoh : kita wudlu, ngapain wudlu ? perintah allah, rasul, shalat agar sah, biar dosa diampuni. Hal itu namanya apa kalau bukan do'a ?
DOA YANG SIFATNYA PERMINTAAN
Dasar alqur'an dan hadistnya :- Al Baqarah 186
Allah dekat dengan hambanya dan akan mengabulkan do'a kita jika kita berdo'a
- Ghaffir 60
Rabb kalian berfirman mintalah pasti akan AKU kabulkan
- Do'a itu intinya ibadah ( hadist )
- Tidak ada sesuatu yang lebih mulia disisi Allah melebihi sebuah do'a ( hadist )
- Siapa yang tidak berdoa Allah nanti marah sama dia ( hadist )
SYARAT DOA DIKABUKAN
1. Harus ikhlas jangan riyaIkhlas itu kondisi saat anda sendirian atau ada orang tetap sama saja. Kita berdoa hanya pada Allah minta hanya pada Allah, tidak minta pada malaikat, pada orang shaleh, pada nabi, dll
2. Do'a mengikuti kaidah kaidah yang ditetapkan oleh Rasulullah
3. Berdoa dengan penuh keyakinan bahwa Allah akan mengabulkan permintaan kita. Allah itu tergantung dari prasangka hambanya
Allah mengabulkan do'a dalam berbagai cara, misal :
- Allah bisa memberikan kemudahan
- Allah memberikan kebaikan dalam bentuk lain
- Allah hindarkan dari keburukan
4. Ketika berdo'a hatinya hadir/khusu' dari apa yang dia minta. Jangan berdo'a sambil melamun, jangan do'a sambil ngeliatin orang. Allah tidak menerima do'a dari hamba yang hatinya lalai
5. Sampaikan do'a dalam redaksi yang sifatnya pasti. Yang tidak pasti jika redaksi do'a ditambahi kata-kata " JIKA ENGKAU MENGHENDAKI ".
APA SAJA HAL YANG MENGHALANGI DIKABULKANNYA DOA
1. Penghasilan/ pendapatan/ bisnis/ duitnya haramBisnis haram itu ;
- Barang yang dijual haram
misal jual rokok, jual alat musik, jual CD musik, jual anjing, dsb
- Barang yang dijual halal tapi uang modalnya haram
misal : - pinjam uang di bank konvensional ( riba ),
- belanja kebutuhan pakai kartu kredit ( haram akadnya ) pengaruhnya sebagai penghalang do'a.
- Pergi haji pakai bunga deposito
- Pergi haji nyicil di bank
Solusinya kalau mau doa diterima Allah maka keluarkanlah harta dari bagian harta yang halal
2. Tergesa-gesa
Orang yang tergesa-gesa berarti terkena 2 larangan yaitu terburu-buru dan suudzon kepada Allah. Dampaknya dari terburu-buru ini adalah tidak mau berdo'a lagi dan bahkan menjadi kufur
3. Melakukan maksiyat
Jangan biasakan melakukan maksiyat sekaligus ibadah. Ibadah jalan tapi maksiyat juga jalan. Makanya adabnya orang yang mau haji adalah taubat terlebih dulu
4. Meninggalkan kewajiban
Meninggalkan shalat, sengaja tidak puasa, tidak mengeluarkan zakat dengan benar, dll
5. Do'a keburukan
Mendo'kan orang lain yang buruk-buruk, doa yang memutus silaturahim. Doa yang seperti ini tidak akan dikabulkan Allah
ADAB BERDOA
1. Pujilah nama Allah dulu dengan asmaul husna, atau boleh pakai Bahasa Indonesia2. Bershalawat kepada Rasulullah
3. Berdo'alah dalam keadaan lapang maupun susah/sempit
4. Jangan berdo'a untuk keburukan baik untuk diri sendiri, harta, atau anak-anak. Tambahan lagi jangan bicara buruk pada anak saat waktu mustajab do'a misal antara adzan dan iqomat.
5. Berdo'a dengan suara yang lirih, dasar hukumnya al A'raf 55. Doa tidak perlu ramai-ramai
6. Ulangi do'a terus menerus
7. Rendahkan diri dihadapan Allah. Akui kalau kita ini banyak dosa.
8. Menghadap kiblat
9. Mengangkat tangan : kumpulkan dua tangan, jari dirapatkan, telapak tangan menghadap ke wajah
10. Dianjurkan dalam kondisi suci ( tapi bukan syarat )
Berdoalah sendiri-sendiri tidak usah beramai-ramai karena rasulullah tidak pernah mencontohkan demikian. Tidak ada sunnahnya do'a dipimpin seseorang dan diamin-aminkan oleh pesertanya



0 komentar:
Posting Komentar