Kontak Agen Umroh

Home » » PERSIAPAN SEBELUM UMROH

PERSIAPAN SEBELUM UMROH

Pembahasan kali ini dengan mengawali ibadah haji dan umroh dari kota Madinah yang mengambil miqatnya dari masjid BIR ALI ( Dzulhulaifah )

masjid bir ali madinah


Yang akan pertama kali kita lakukan adalah ber IHRAM

Proses ihram yaitu diawali dengan :

- Mandi ihram ( seperti halnya mandi janabah), mencukur/memotong rambut yang perlu dicukur, memotong kuku

- Memakai kain ihram ( dilakukan di hotel tempat masing2 menginap )

- Pergi ke tempat miqat ( di masjid Bir Ali ) lalu shalat sunnah dulu 2 raka'at dalam bentuk shalat dhuha, shalat tahiyatul masjid, atau shalat wajib jika berbarengan dengan shalat wajib.

- Setelah shalat ihram 2 raka'at, lalu naik kembali ke kendaraan lalu kita berniat ihram dengan membaca " LABBAIK ALLAHUMMA UMROTAN " ( dibaca jahr/ tidak didalam hati ).

- Kita mau umroh dulu sebelum haji jadi haji kita adalah haji tamattu' yaitu melakukan umroh dulu baru haji dalam sekali safar

- Jadi ihram adalah proses mulai dari pakai kain ihram, shalat 2 raka'at, hingga mengucapkan niat.

- Ihram artinya pengharaman karena setelah kita masuk dalam ihram maka tidak boleh lagi kita melakukan hal seperti ; memakai minyak wangi, bersetubuh suami/istri, pakai topi, pakai syirwal ( celana panjang ), dll yang mana ini semua akan kembali menjadi halal setelah kita sudah bertahallul ( mencukur rambut ) nanti di Makkah




pakaian ihrom


LARANGAN IHRAM

- Untuk wanita boleh bebas pakai pakaian apa saja asal syar'i. Larangan ihram bagi wanita berkenaan dengan pakaiannya adalah  tidak boleh pakai niqob ( cadar ) dan tidak boleh pakai kaus tangan. Mengapa dilarang ? tidak tahu juga jawabannya yang pasti karena rasulullah telah melarangnya demikian.

- Bagi laki-laki semuanya dibuka ( tidak pakai pakaian apa-apa ) kecuali hanya boleh pakai 2 potong kain ihrom. Larangan ihram bagi laki laki berkaitan dengan pakaiannya yaitu tidak boleh pakai syirwal ( celana panjang ), tidak boleh pakai jubah ( ghamis ), tidak pakai sorban, tidak pakai bormus ( semacam kain yang ditempelkan di pundak ).

- Dengan kata lain adalah tidak boleh pakai pakaian yang dijahit yang membentuk lekukan anggota tubuh

- Rasullullah tidak pernah berkata bahwa tidak boleh pakai pakaian yang ada jahitannya. Itu artinya walaupun kita memakai celana dalam yang ditenun tanpa dijahit tetap tidak boleh karena celana dalam itu dibuat mengikuti bentuk tubuh kita.
  Maka yang dilarang itu adalah bukan pakaian yang ada jahitannya tapi yang dijahit atau dibuat mengikuti bentuk lekuk anggota tubuh kita.

- Jadi boleh-boleh saja saat kita ihram itu membawa dompet, tas, sabuk, sandal, slayer, yang semua  ada jahitannya.

- Untuk laki-laki tidak boleh pakai tutup kepala, songkok, sorban, atau salah satu larangan ihram haji adalah memakai kain untuk menutupi kepala karena kedinginan, atau selimut untuk menutup kepala saat tidur di Mina. Kenapa kok dilarang ? ya tidak tahu juga jawabannya memang itu dilarang oleh rasulullah jadi kita ikuti saja.

- Tidak boleh memakai parfum ( ini larangan ihram bagi laki-laki dan perempuan )
  Saat habis mandi ihrom masih boleh pakai deodorant dan parfum di badan tetapi jangan menumpahkan atau menyemprotkan parfum pada kain ihram.
  Yang termasuk parfum dalam hal ini juga adalah pewangi pakaian, lipgloss, minyak angin aroma therapy, sabun wangi, odol ( pakai rasa original saja ), dan tissue basah.

- Adapun balsem, minyak gosok, minyak urut, minyak tawon,minyak angin, dan yang sejenisnya tidaklah termasuk minyak wangi

- Dilarang berkata-kata yang bisa menimbukan syahwat atau melakukan sesuatu perbuatan yang menimbulkan syahwat.
 Jika ini terjadi  misalnya terjadi hubungan suami istri maka resikonya adalah : hajinya batal, sembelih unta, lanjutkan hajinya hingga selesai, dan ulang haji ditahun depan.

- Dilarang berburu

- Tidak boleh menikah dan menikahkan

- Tidak boleh cukur rambut, cabut bulu ketiak, dan memotong kuku.


Demikian. Allahua'lam bisyawab

sumber : manasik haji dan umroh sesuai sunnah oleh DR. Firanda Andirja LC. MA

0 komentar:

Posting Komentar